Harga Cabai dan Bawang Merah Diprediksi Normal di Agustus 2021

Harga Cabai dan Bawang Merah Diprediksi Normal di Agustus 2021

JAKARTA - Harga cabai merah, cabai kriting, dan bawang merah diprediksi segera kembali normal pada Agustus 2021 mendatang.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan harga bahan-bahan pokok (bapok) di Jawa dan Beli relatif stabil, hanya cabai keriting, cabai merah besar, dan bawang merah yang naik.

“Untuk wilayah Jawa - Bali dibanding pekan lalu, harga rata-rata cabai merah keriting naik 12, 6 persen menjadi Rp27.000 per kilogram (kg) dengan harga tertinggi di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta (Rp35.200 per kg) dan terendah di Jawa Tengah (Rp21.700 per kg), ” ujar Mendag dalam konfrensi pers virtual pada Senin (26/7/2021).

Lebih lanjut Mendag menjelaskan harga rata-rata cabai merah besar naik 12, 3 persen menjadi Rp26.300 per kg dengan harga tertinggi di DKI Jakarta Rp37.100 per kg dan terendah di Bali Rp14.400 per kg.

Sedangkan harga rata-rata bawang merah naik 8, 2 persen menjadi Rp32.900 per kg dengan harga tertinggi di DKI Jakarta Rp37.500 per kg dan terendah di DI Yogyakarta Rp28.750 per kg.

“Secara nasional, kondisinya juga hampir sama. Harga rata-rata cabai keriting naik 5, 5 persen menjadi Rp38.500 per kg, cabai merah besar naik 9, 7 persen menjadi Rp37.300 per kg, dan bawang merah naik 3, 7 persen menjadi Rp33.300 per kg, ” jelas Mendag.

Menurut Mendag kenaikan harga cabai disebabkan oleh cuaca ekstrem di beberapa sentra produksi seperti di Jawa Timur.

Dalam tiga minggu terakhir, kata dia, panas yang cukup tinggi merontokkan bunga cabai sehingga menyebabkan masa panen tertunda.

Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Wilayah Jawa Timur menambahkan pasokan cabai akan kembali normal pada Agustus 2021 mendatang.

Sementara Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) memperkirakan pada Agustus 2021 harga akan mulai kembali turun karena adanya potensi panen di beberapa sentra produksi seperti Brebes, Solok, Bima, Probolinggo, dan Nganjuk.

“Hasil pantauan kami di 216 pasar pada 90 kabupaten/kota di 34 provinsi melalui koordinasi dengan dinas provinsi dan dinas kabupaten/kota yang membidangi perdagangan menunjukkan secara umum bapok tersedia secara cukup bagi masyarakat dengan harga relatif terkendali. Harga cabai dan bawang merah cenderung naik, namun dengan mulai meningkatnya panen dari sentra produksi pada Agustus mendatang diharapkan bisa meredam kenaikan harga tersebut, ” tutur Mendag. (***).

CABAI BAWANG PERTANIAN
Wirausaha

Wirausaha

Previous Article

Kemendag: UMKM Produk Organik Didorong Tingkatkan...

Next Article

Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk...

Related Posts

Peringkat

Profle

Asep Wahidin

Alamsyah putra

Alamsyah putra

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 5

Registered: Jul 29, 2021

Wirausaha

Wirausaha verified

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 79

Registered: Jul 9, 2020

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Apr 23, 2021

Zul Abrar

Zul Abrar

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Apr 27, 2021

Profle

Asep Wahidin

PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Miliki Produk Unggulan “Rujak Uleg Simpang Jodoh"

Follow Us

Recommended Posts

Wana Wisata Batu Lawang Cirebon milik  Perhutani Majalengka peroleh Sertipikat CHSE Kemenparekraf
Kemenyan Asal Purwokerto Siap Dikirim ke Belanda
Pengurus DPC PMKM Kota Medan Jalin Hubungan Silaturahmi Ke Kantor Camat Medan Denai
95% Gula Semut dari Desa Semedo Dipasarkan Ke AS dan Eropa, Ini Kata Teten Menkop UKM
Mantap..!!! Beragam Kreasi Menu Angkringan dan Hidroponik Latar DEN MAD